Sabtu, 28 September 2013

MC Why Not ?

Bagi seorang yang memiliki profesi MC bisa dipastikan memiliki jadwal yang lumayan padat di setiap minggunya. Bisa dibayangkan dalam sebulan mendapatkan uang dari 'ngemsi' bisa dikatakan lebih dari cukup. Dampak positif dari profesi sebagai pemandu acara atau MC antara lain:
  • Nama semakin dikenal,
  • Berpeluang banyak job (ngemsi),
  • Berpenghasilan terbilang cepat, serta
  • Pekerjaan menjadi MC menyenangkan.
Tentunya MC akan menjadi profesi yang menarik bagi sebagian orang. Dan takjarang, akibatnya orang-orang mulai mencari tips menjadi MC yang baik itu seperti apa? Untuk menjadi Master of Ceremony alias MC yang baik harus mengetahui terlebih dahulu tips-nya.

Berikut tips menjadi MC yang baik.

  • Mulailah percaya diri - Selain memahami keinginan klien dan audiens, percaya diri adalah modal utamanya. 
  • Buang jauh-jauh perasaan akan terlihat jelek di mata audiens - Seorang MC harus bersikap leluasa, cobalah menampilkan diri dengan ekspresif. Seorang MC tidak boleh malu-malu atau jaim. 
  • Perbanyaklah perbendaharaan kata serta kalimat - Untuk bisa menguasai panggung salah satu cara yang jitu bagi seorang MC adalah dengan memiliki banyak wawasan. Untuk itulah wajib hukumnya bagi seorang MC dengan cara memperbanyak bacaan, bisa dari surat kabar, majalah atau berita dari blog, portal berita yang terdapat di internet.
  • Pahamilah acara yang dipandu - Tujuan utama dari memahami acara yang dibawakan oleh seorang MC agar acara berlangsung dinamis tidak monoton apalagi kaku. Untuk memecahkan suasana (ice breaking), seorang MC harus pandai melempar humor-humor segar nan cerdas mengundang tawa hadirin tanpa harus mencela pihak tertentu.
  • Berusahalah untuk tepat waktu (on time) - Dalam rangka membangun personal branding yang sangat menghargai waktu dan disiplin, seorang MC harus terbiasa datang tepat waktu pada sebuah acara yang akan dibawakannya. Sebagai contoh, cobalah datang di tempat acara setengah jam sebelum acara bergulir. 
  • Banyak belajar, belajar, dan belajar - Mengutip kalimatnya Steve Jobs, tetap lapar (stay hungry stay foolish), teruslah belajar karena merasa lapar akan pengetahuan dan tetap merasa bodoh (sehingga terus menerus belajar). Dengan memiliki prinsip ini diharapkan seorang MC tidak lekas puas dengan kapasitasnya.
  • Gaul - tetaplah bergaul dengan cara menjaga tali silaturahim dengan klien, event organizer, dan teman seprofesi.

0 komentar:

Posting Komentar